sejarah kamera

Sejarah Kamera dari Masa ke Masa


Di zaman yang serba-digital seperti saat ini, dunia fotografi sudah banyak mengalami kemudahan. Kamera-kamera berbasis digital sudah menjadi hal yang lumrah. Dengan sekian banyak kemudahan yang ditawarkan oleh kamera digital, kini hampir semua orang bisa mengoperasikan kamera dan menghasilkan gambar yang baik.

Namun, siapa sangka, kamera yang kini sudah demikian canggih ternyata memiliki sejarah yang sangat panjang. Berikut sejarah perkembangan kamera fotografi dari masa ke masa.

Kamera Obscura

Sejarah kamera mencatat bahwa kamera pertama di dunia adalah kamera obscura. Dalam bahasa Latin, obscura berarti ruang gelap. Kamera ini berbentuk seperti sebuah kotak dengan ruang gelap atau kedap cahaya di dalamnya. Kamera obscura dapat memantulkan cahaya melalui dua buah lensa konveks, yang kemudian menempatkan gambar pada film/kertas di titik fokus pada lensa kamera.

Kamera Obscura - Sejarah kamera

 

Kamera obscura pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan muslim bernama Alhazen pada 965-1039 M. Sejarah tersebut dicatat pada buku berjudul Book of Optics (1015-1021). Meski begitu, disebutkan pula bahwa sistem kerja cahaya pada kamera ini telah ada sejak 40-390 SM, yang ditemukan oleh filsuf Tiongkok, Mozi.

Kamera Portable Obscura

Kamera obscura yang tidak praktis mengalami perkembangan. Pada tahun 1660-an, ilmuwan asal Inggris Robert Boyle dan asistennya Robert Hook menemukan kamera portable obscura. Kamera ini merupakan bentuk modifikasi kamera obscura sehingga bentuknya lebih ringkas.

Kamera Portabel Obscura

Foto: drawingchamber.wordpress.com

Namun, kamera pertama yang sangat praktis untuk digunakan dalam bidang fotografi ditemukan oleh Johann Zahn, pada tahun 1685. Prinsip kamera model Zahn ini menggunakan slide tambahan sebagai alat untuk memfokuskan objek. Sistem Zahn tersebut mampu memberikan tambahan plat sensitif di depan lensa kamera sebelum melakukan pengambilan gambar.

Kamera Daguerreotype

Sejarah kamera tetap berkembang. Hingga pada tahun 1829, seorang seniman bernama Jacques Daguerre bersama dengan rekannya Joseph Nicephore Niepce bekerja sama dalam mengembangkan kamera. Daguerre yang seniman, menyukai cahaya dan ingin melakukan pengembangan kamera.

Kamera Daguerreotype

Foto: ph0tos4ever.weebly.com

Sedangkan Niepce sudah terlebih dahulu melakukan penelitian terhadap kamera. Tahun 1827, Niepce telah berhasil membuat foto manusia. Namun, hal tersebut tidak praktis karena untuk menghasilkan sebuah foto, diperlukan waktu 8 jam. Hasilnya pun masih sangat buram.

Di Perancis, Daguerre dan Niepce bekerja sama dalam mengembangkan kamera. Pada tahun 1837, mereka berhasil membuat kamera daguerreotype. Foto pertama yang dihasilkan oleh kamera ini pada tahun 1838, tercatat sebagai hasil foto terbaik pertama. Foto bersejarah tersebut diberi nama Boulevard du Temple.

Boulevard du Temple by Daguerre

Boulevard du Temple by Daguerre

Kodak

Tidak asing dengan nama Kodak? Kamera ini diperkenalkan pertama kali oleh seorang warga Amerika bernama George Eastman, pada tahun 1888. Kodak merupakan kamera yang paling populer pada zamannya. Selain karena bentuknya yang ringkas, kamera ini juga sudah menggunakan film negatif sehingga proses pengambilan gambar sangat cepat dan dapat diperbanyak.

sejarah kamera kodak

Kamera Polaroid

Tercatat dalam sejarah kamera, bahwa kamera polaroid merupakan salah satu kamera yang berhasil “menembus zaman”. Terang saja, sejak pertama kali ditemukan oleh Dr. Edwin Land pada tahun 1947, kamera ini masih sangat populer hingga zaman sekarang.

sejarah kamera polaroid

Polaroid merupakan salah satu kamera dengan prinsip kerja yang sederhana. Kamera ini mampu memproses foto di dalam badan kamera. Selain itu, foto dapat dihasilkan dengan waktu yang sangat singkat dan tidak membutuhkan rol film. Praktis bukan? Itulah mengapa kamera ini masih banyak digemari hingga sekarang.

Kamera SLR (Single-Lens Reflect)

Membicarakan kamera di era modern, berarti membicarakan kamera SLR. Kamera SLR merupakan tipe kamera yang menggunakan prinsip kaca sebagai pemantul cahaya. Melalui lensa yang mumpuni, gambar yang dihasilkan oleh kamera ini akan terlihat sama dengan objek sesungguhnya.

Kamera ini dikembangkan pertama kali oleh Exakta, pada tahun 1936, yang memelopori munculnya kamera SLR 35 mm. Kemudian, pada tahun 1949, untuk pertama kalinya sistem penta prisma diletakkan pada bagian atas kamera SLR. Sistem tersebut diperkenalkan oleh perusahaan kamera Contax di Jerman Timur pada tahun 1949. Sistem lensa dan prisma inilah yang menjadi acuan bagi prinsip perkembangan kamera hingga kini.

sejarah kamera SLR

Sejumlah negara seolah berlomba dalam hal mengembangkan kamera SLR. Jepang tercatat mengeluarkan kamera SLR Asahiflex besutan perusahaan Asahi pada tahun 1952. Kepopuleran SLR terus melejit hingga muncul nama-nama produsen kamera yang tidak asing lagi seperti Canon, Nikon, dan Yashica pada tahun 1959.

Kamera DSLR (Digital Single-Lens Reflect)

Perkembangan teknologi dan industri kamera seolah tidak dapat dibendung lagi. Banyak produsen kamera yang memutar otak dalam mengembangkan kamera. Kamera SLR yang menggunakan roll film pun dinilai sudah tidak praktis dan mulai kehilangan peminat. Maka, muncullah kamera SLR berbasis digital, atau lebih dikenal dengan sebutan DSLR.

Pada tahun 1951, kebanyakan orang lebih mengenal VTR sebagai alat perekam gambar berbasis digital yang paling canggih. Berangkat dari situ, para produsen kamera berusaha menciptakan kamera dengan basis digital seperti VTR. Pada tahu 1981, SONY membuat terobosan dengan mengeluarkan kamera berbasis elektronik, yang menjadi tonggak awal perkembangan kamera digital, termasuk DSLR.

Pada tahun 1970, Kodak sebagai salah satu produsen kamera terbesar berhasil membuat teknologi kamera digital dengan sensor gambar, yang membuat foto menjadi lebih jernih. Hal tersebut berkembang hingga pada tahun 1991 dengan ditemukannya teknologi sensor megapixel.

Hal tersebut mendasari sejarah kamera DSLR yang kini sangat diminati. DSLR masih menggunakan prinsip lama dari SLR, yaitu menggunakan kaca dan prisma sebagai alat merekam cahaya. Namun, teknologi ini dikombinasikan dengan berbagai perangkat digital sehingga DSLR jauh lebih mudah digunakan dibanding pendahulunya.

sejarah kamera dslr

Kamera Mirrorless

Kamera berbasis digital rupanya menjadi kamera masa kini dan masa depan. Setelah era DSLR, kini muncul era kamera mirrorless. Prinsip dari kamera ini sama sekali menghilangkan fungsi kaca yang terdapat pada DSLR. Mirrorless sepenuhnya menggunakan digital. Kamera ini dinilai memiliki kualitas paling baik dan tingkat kepraktisan yang tinggi hingga saat ini. Maka wajar, jika kini peminatnya sangatlah banyak.

sejarah kamera mirrorless

Sejarah kamera memang telah mengalami perjalanan yang panjang. Dimulai dari kamera yang sangat sederhana dan membutuhkan proses panjang untuk memotret, hingga kini muncul kamera yang dapat menghasilkan gambar dalam hitungan detik. Jadi penasaran ‘kan dengan perkembangan kamera di masa depan?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *