menjadi fotografer profesional

10 Peralatan Fotografi untuk Menjadi Fotografer Profesional


Untuk menjadi seorang fotografer, memiliki kamera dan skill memotret saja tidak cukup. Meskipun merupakan modal terpenting untuk menjadi fotografer, kedua hal tersebut saja tidak akan mengantarkan Anda menjadi fotografer profesional. Ada banyak alat atau gear tambahan yang mampu mendukung Anda untuk menjadi fotografer profesional. Alat-alat tersebut tidak bisa diabaikan jika Anda ingin menghasilkan foto dengan kualitas terbaik.

Berikut 10 peralatan fotografi yang mampu membuat Anda menjadi fotografer profesional.

  1. Kamera DSLR Profesional

Modal utama bagi fotografer, tentu saja kamera. Pastinya tidak sembarang kamera yang digunakan untuk menjadi fotografer profesional. Maka, Anda membutuhkan kamera DSLR yang paling mampu menghasilkan foto dengan kualitas sangat baik.

Kamera DSLR sendiri dibagi menjadi tiga level, yaitu entry-level, semi-profesional, dan profesional. Untuk menjadi fotografer profesional, Anda akan membutuhkan kamera dengan level profesional. Kamera DSLR level profesional atau high-end sudah dilengkapi dengan sensor full-frame sehingga foto yang dihasilkan pun akan lebih maksimal.

Kendati demikian, harga untuk kamera level profesional tidaklah murah. Memang benar adanya ungkapan ada harga, ada kualitas. Jika Anda benar-benar menyukai bidang ini dan ingin menjadi seorang profesional, anggap saja kamera berkualitas ini sebagai investasi.

  1. Variasi Lensa

Kamera DSLR dengan level profesional sekalipun tidak akan maksimal jika hanya menggunakan lensa standar. Untuk itu, kamera terbaik perlu didukung dengan lensa terbaik pula.

Ada banyak pilihan lensa dengan beragam fungsi yang dapat menunjang Anda untuk menjadi fotografer profesional, misalnya lensa wide angle, tele, hingga fix. Bahkan masih banyak lagi jenis lensa untuk membuat variasi pada foto, contohnya seperti lensa fish-eye.

Memiliki variasi lensa sangat menunjang dalam pengambilan gambar yang lebih profesional. Dengan begitu, foto yang dihasilkan tidak akan monoton.

  1. Filter Lensa

Filter lensa sering kali dilupakan atau dianggap remeh. Padahal, benda ini sangat menunjang seberapa menariknya foto yang dihasilkan. Jenis filter yang sering digunakan adalah filter UV. Fungsinya untuk melindungi permukaan lensa dari goresan.

Selain itu, masih ada banyak jenis filter yang biasa digunakan oleh para fotografer profesional. Contohnya, filter ND yang mampu mengurangi intensitas cahaya yang masuk ke dalam lensa. Atau filter CPL yang mampu membuat gambar menjadi lebih tajam.

Semua filter lensa memiliki keunggulan dan fungsinya masing-masing. Meskipun kini untuk memainkan warna bisa menggunakan software editing, fungsi filter tidak kalah penting juga dalam dasar membuat foto yang baik.

  1. Lampu Tambahan/Flash Eskternal

Memotret dalam kondisi minim cahaya memang sangat merepotkan. Ada pun fitur ISO yang tinggi untuk membuat foto lebih terang, memiliki efek samping, yaitu menjadikan foto tidak tajam atau memiliki noise. Oleh karena itu, memotret di tempat yang minim cahaya bisa ditunjang dengan lampu tambahan atau flash eksternal.

Tidak semua kamera DSLR dilengkapi dengan flash internal, terutama bagi kamera DSLR di level profesional. Oleh karena itu, penggunaan flash eksternal sangatlah dibutuhkan. Selain flash, lampu tambahan seperti strobo juga mampu mengatasi masalah minimnya pencahayaan. Keuntungan lainnya dari menggunakan flash tambahan adalah Anda mampu berkreasi dengan lampu atau flash tersebut.

  1. Tripod

Meski begitu banyak yang meremehkan fungsi dari benda ini, tripod cukup populer di kalangan fotografer. Alat ini sangat berguna untuk menstabilkan kamera saat memotret di dalam atau luar ruangan.

Jika Anda membutuhkan gambar yang stabil dengan tempat yang tidak boleh berpindah, sangat tidak tepat jika mengandalkan tangan. Jika sekadar digenggam, posisi kamera akan berubah sehingga akan berpengaruh pada hasil jepretan. Sedangkan jika menggunakan tripod, posisi kamera tidak akan berubah.

Terlebih jika tangan Anda mengalami kesulitan dalam menggenggam kamera, atau lelah akibat terlalu lama memotret, tripod akan sangat berguna.

  1. Background

Memilih background sering kali merepotkan fotografer. Pasalnya, memotret tidak selalu berada di luar ruangan yang memiliki banyak pilihan background. Pemilihan background menjadi sangat penting ketika Anda diharuskan memotret di dalam ruangan.

Menggunakan background yang tepat akan memudahkan kerja fotografer karena foto yang baik pastilah ditunjang dengan background yang baik pula. Selain itu, background mampu meminimalkan distraksi pada foto sehingga foto yang dihasilkan akan maksimal.

  1. Reflektor Cahaya

Tidak selamanya Anda memotret dalam kondisi cahaya atau cuaca yang menyenangkan. Terlebih jika Anda diharuskan memotret model di luar ruangan. Cahaya yang jatuh ke objek/model tidak selamanya tepat. Maka dari itu, untuk menjadi fotografer profesional, Anda harus membawa reflektor cahaya.

Reflektor berguna untuk memantulkan cahaya ke arah yang Anda inginkan. Jika hanya membutuhkan banyak cahaya pada wajah model, Anda bisa mengarakan cahaya menggunakan reflektor ke arah wajah. Begitu pula ke bagian lainnya yang membutuhkan cahaya.

  1. Cleaning Kit

Fotografer yang baik adalah mereka yang merawat kameranya. Tidak ada yang menginginkan kameranya rusak atau memiliki gangguan. Maka dari itu, seorang fotografer profesional wajib memiliki cleaning kit.

Dengan menggunakan cleaning kit, Anda dapat membersihkan kamera dan lensa secara berkala. Perawatan ini bertujuan agar kamera selalu dalam kondisi yang prima.

Baca juga: 9 Tips Merawat Kamera DSLR

  1. Laptop yang Canggih

Sebagai seorang fotografer profesional, kamera dan peralatannya saja tidak cukup. Anda membutuhkan alat lainnya yang menunjang kegiatan fotografi. Yang terpenting adalah laptop. Ini pun tidak sembarang laptop. Yang digunakan haruslah laptop canggih dengan spesifikasi mumpuni.

Laptop berguna untuk menampung foto yang jumlahnya jutaan. Tak lupa, laptop juga harus sudah dilengkapi dengan berbagai perangkat lunak editing foto, seperti Adobe Photoshop. Menggunakan laptop dengan spesifikasi yang canggih membuat seorang fotografer lebih profesional karena mengedepankan kecepatan dalam mengolah foto.

  1. Hardisk Eskternal

Kapasitas hardisk laptop yang terbatas tidak akan pernah cukup bagi seorang fotografer profesional. Untuk menjadi fotografer profesional, Anda memerlukan hardisk dengan kapasitas yang sangat besar guna menyimpan berkas foto yang jumlahnya sangat banyak.

Menggunakan hardisk eksternal membuat Anda lebih rapi dalam mengarsip data foto, serta meminimalkan kehilangan akibat sistem yang error. Oleh karena itu, hardisk eksternal sangatlah dianjurkan bagi seorang fotografer profesional.

Untuk menjadi fotografer profesional, alat-alat di atas mutlak harus Anda miliki. Tidak cukup jika hanya mengandalkan kamera dan skill belaka. Di zaman sekarang, persaingan dunia fotografi sudah sangat ketat. Sebagai fotografer profesional, Anda diharuskan meningkatkan diri dan alat-alat yang menunjang profesi sebagai fotografer.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *