Kamera DSLR semi-pro terbaik

5 Kamera DSLR Semi-Pro Terbaik


Kamera DSLR merupakan kamera yang tengah populer di saat ini. Banyak fotografer dari berbagai level memilih untuk menggunakan kamera DSLR sebagai “senjata”-nya. Meski begitu banyaknya pilihan kamera DSLR membuat para fotografer kebingungan dalam memilih kamera. Terlebih dalam memilih kamera DSLR semi-pro. Kamera DSLR semi-pro memiliki teknologi dan fitur cukup canggih. Maka dari itu, Anda perlu memastikan kamera DSLR semi-pro terbaik untuk dijadikan pilihan dalam mendalami dunia fotografi.

Jika Anda sedang mencari referensi kamera semi-pro, berikut kami hadirkan ulasan mengenai kamera DSLR semi-pro terbaik.

 
Desain
Fitur
Performa
Kualitas Gambar
Penilaian Umum
Nikon D750
8
9
8
9
Best prosumer DSLR
Nikon D500
8
8
9
8
Best prosumer DSLR for shooting action
Nikon D7200
8
7
8
8
Best prosumer DSLR value
Canon EOS 7D
8
8
9
8
Best prosumer DSLR value for shooting action
Canon EOS 80D
8
7
9
8
Best DSLR for Live View action
  1. Nikon D750 – Best prosumer DSLR

Nikon D750 Nikon D750 Nikon D750

Nikon D750 adalah seri lanjutan dari Nikon D700. Sebagai pembaruan dari seri sebelumnya, Nikon D750 merupakan kamera dengan format full-frame. Lebih kurang, Nikon D750 memiliki fitur yang mirip dengan Nikon D810, dengan sensor sebesar 24 megapixel. Selain itu, kamera Nikon D750 menawarkan frame rate lebih cepat dibanding kamera DSLR full-frame. Tidak mengherankan jika kamera ini dinilai berada di antara Nikon D610 dan Nikon D810.

Dengan besaran sensor 35,9 x 24 mm, kamera ini mampu menghasilkan kualitas gambar yang lebih baik dibandingkan pendahulunya. Kelebihan lainnya terdapat pada ukuran dan bobot bodi yang lebih ringan dibandingkan Nikon D610.

Fitur lainnya yang terdapat pada kamera ini adalah adanya slot ganda SD Card, LCD yang dapat diputar, dan LCD exposure preview. Untuk kamera yang dinilai sangat baik ini, Nikon D750 kit yang baru dibanderol dengan harga sekira Rp31.000.000.

  1. Nikon D500 – Best prosumer DSLR for shoting action

Nikon D500 Nikon D500Nikon D500

Nikon D500 merupakan kamera yang perlu diperhitungkan, meskipun menggunakan sensor crop, bukan full frame. Kamera ini menjanjikan segudang fitur yang melebihi kelasnya. Bahkan, kamera Nikon D500 dianggap mampu menyaingi kamera dengan seri di atasnya.

Nikon D500 memiliki resolusi sebesar 20,9 megapixel, dan menggunakan autofocus dan prosesor yang setara dengan kamera yang lebih canggih, yaitu D5, dengan 135 titik fokus dan prosesor gambar EXPEED 5.

Selain itu, kemampuan burst (memotret beruntun) kamera Nikon D500 ini adalah 10 frame per-detik. Nikon D500 memiliki bodi yang sama dengan Nikon D810, dengan konstruksi magnesium alloy, dengan tambahan bahan karbon untuk bagian depannya. Terlebih, kamera ini memiliki fitur weather sealing sehingga tahan terhadap cipratan air dan cukup tahan di suhu dingin. Dengan rentetan kecanggihan tersebut, kamera Nikon D500 diberi harga Rp27.600.000.

  1. Nikon D7200 – Best prosumer DSLR value

Nikon D7200 Nikon D7200 Nikon D7200

Kamera Nikon D7100 pernah menjadi primadona di kelasnya. Namun, kini telah digeser oleh “junior”-nya yaitu Nikon D7200. Kamera ini dianggap hanya meng-upgrade sedikit dari pendahulunya, tetapi kemampuan pada fitur barunya sangat patut diperhitungkan.

Fitur baru yang diterapkan adalah sistem buffer yang lebih besar, peningkatan kinerja auto-fokus dalam cahaya yang rendah, Wi-Fi dan NFC, dan penambahan daya tahan baterai hingga 15 persen. Selain itu, fitur yang terpenting adalah peningkatan sistem AF, dengan sistem Multi-CAM 3500DX II. Meski begitu, sensor APS-C CMOS masih dipertahankan, dengan resolusi 24,2 megapixel.

Melengkapi sensor yang sudah teruji andal tersebut, kamera ini juga dilengkapi dengan prosesor dengan teknologi terbaru, yaitu EXPEED 4. Berkat prosesor ini, Nikon D7200 diklaim mampu mengolah gambar 30 persen lebih cepat, sekaligus irit daya. Kamera Nikon D7200 dengan lensa kit lensa 18-105mm f/3.5-5.6, diberi harga sekitar Rp15.000.000.

  1. Canon EOS 7D Mark II – Best DSLR value for shooting action

Canon EOS 7D Mark II Canon EOS 7D Mark II Canon EOS 7D Mark II

Kamera Canon EOS 7D sempat menjadi unggulan bagi para fotografer pro. Alasannya, kecepatan dan kekukuhan bodi kamera ini dianggap yang terbaik. Seolah tidak puas dengan prestasinya, Canon menyempurnakan kamera ini dengan mengeluarkan Canon EOS 7D Mark II. Canon tidak pernah main-main dalam mengeluarkan kamera seri lanjutan, contohnya kamera Canon EOS 7D Mark II ini.

Seperti pendahulunya, Canon EOS 7D Mark II dilengkapi dengan pixel AF yang membuat autofocus yang mulus dan sangat cepat saat menggunakan mode live view, termasuk ketika melakukan pengambilan video. Selain itu, teknologi 65 titik fokusnya yang memiliki tipe cross dianggap sangat memanjakan fotografer profesional. Kemudian, berkat dua prosesor DIGIC 6, kamera ini dapat menangkap gambar 10 foto per-detik. Intinya, kamera Canon EOS 7D Mark II sangat cepat dan tangguh.

Meski begitu, banyak yang menyayangkan karena kamera Canon EOS 7D Mark II tidak full-frame. Jika saja kamera ini full-frame, maka Canon EOS 7D Mark II tidak akan terkalahkan di kelasnya. Harga untuk kamera tangguh ini terbilang cukup mahal, yaitu sekira Rp20.000.000 untuk body only.

  1. Canon EOS 80D – Best DSLR for Live View shooting

Canon EOS 80D Canon EOS 80D Canon EOS 80D

Seri Canon dua digit terbilang sebagai kamera yang cukup canggih dalam kelas semi-pro. Kendati demikian harganya masih terjangkau, fitur dan teknologi yang digunakan pada Canon EOS 80D hampir menyamai kamera level profesional.

Dibandingkan pendahulunya, Canon EOS 70D, kamera Canon EOS 80D memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya, sensor APS-C 20 MP, meningkat menjadi 24 MP. Lalu rentang ISO 100-16000 bisa ditingkatkan menjadi 256000, serta sistem autofocus 45 titik dengan semuanya cross-type. Kamera ini juga dilengkapi dengan sistem auto-fokus dual pixel AF saat live view untuk foto dan video, serta bisa untuk objek bergerak. Selain itu, kamera Canon 80D dilengkapi dengan sistem built-in GPS yang berguna sebagai penunjuk arah bagi para fotografer petualang.

Meski demikian, ada banyak hal yang tidak jauh berbeda dengan pendahulunya, Canon EOS 70D, yaitu bentuk fisik dan bahan yang digunakan, kecepatan foto berturut-turut sampai 7 foto per-detik, lalu layar LCD 3 inci yang dapat diputar guna memudahkan ketika menggunakan mode live-view, dan fungsi wi-fi.

Dengan sekian kelebihannya, Canon EOS 80D ini diberi harga yang tidak begitu mahal, yaitu sekira Rp15.000.000 untuk body only.

Kesimpulan

Beberapa kamera semi-pro tersebut sudah mampu bersaing dengan kamera profesional. Fitur-fitur dan teknologinya, tidak kalah canggih. Bahkan, dengan harga yang terbilang cukup murah untuk sebagian kalangan, kamera-kamera tersebut sangat layak untuk dinobatkan sebagai kamera DSLR semi-pro terbaik. Maka dari itu, tidak perlu ragu lagi untuk menentukan kamera ini sebagai andalan Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *